Robot

Trading Autopilot Gede Penipuan

Trading autopilot yang semakin marak akhir-akhir ini adalah penipuan besar berkedok robot trading, Jangan mudah percaya pada trading autopilot.

Mengenal Trading Autopilot

Trading autopilot adalah trading yang menggunakan robot trading. Tapi perlu diketahui kalau trading autopilot gede penipuan. Karena trading ini hanya mengandalkan robot yang dibuat dengan menggunakan algoritma tertentu sehingga belum tentu benar keakuratannya. Trading autopilot ini gede penipuan dan bukan hal yang baru lagi, banyak sekali kasus-kasus penggelapan dana investasi berkedok trading autopilot ini.

Trading autopilot umumnya mengusung motto “Pasti Untung”, padahal secara logika jika memang robot trading yang digunakan pasti memberikan keuntungan, maka orang-orang yang membuat robot trading tersebut tidak akan menjual robot tradingnya ke orang lain. Namun akan menggunakan robot trading tersebut untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Penipuan Robot Trading

robot trading autopilot gede penipu
Ilustrasi Robot Trading

Karena semakin maraknya penipuan berkedok trading autopilot, beberapa bulan lalu kasus penipuan trading autopilot yang cukup menggegerkan yaitu kasus Sunton Capital dan juga Mark Ai, untuk berita tersebut kalian bisa melihatnya disini. Kerugian yang diderita oleh para member trading autopilot ini bahkan mencapai puluhan juta hingga ratusan juta, bahkan ada juga yang menderita kerugian sampai milyaran rupiah.

Trading autopilot ini bahkan sering kali kita temukan iklannya di televisi dan juga berbagai platform sosial media. Lantas bagaimana banyak orang yang tertipu dengan jenis investasi ini?, salah satu alasan mengapa banyak sekali orang yang tertipu dengan jenis investasi autopilot ini adalah karena mereka menawarkan tingkat keuntungan yang tidak masuk akan, namun para korban merupakan orang yang awam dan tidak memiliki banyak informasi terkait jenis investasi trading ini.

Menawarkan Keuntungan Yang Tidak Masuk Akal

Banyak sekali orang yang terjebak dalam investasi autotrading ini karena biasanya perusahaan tersebut menawarkan keuntungan yang tidak masuk akal, bahkan besarnya sampai dengan 50%. Dengan demikian banyak orang yang berpikir bahwa mereka akan balik modal hanya dalam kurun waktu 2 bulan saja. Padahal jika dipikir secara logika, hal ini tidak mungkin terjadi, dan seharusnya masyarakat juga hati-hati karena penawaran keuntungan yang besar biasanya memiliki resiko yang besar pula dibaliknya.

Lantas bagaimana banyak orang yang terjebak dengan trading autopilot ini?. Biasanya perusahaan yang menawarkan investasi trading autopilot ini membuat iklan besar-besaran, bahkan di media televisi sekalipun. Dengan demikian banyak orang yang akan mudah percaya, karena iklan perusahaan tersebut masuk televisi. Dan disisi lain, perusahaan tersebut merekrut para marketing, dimana marketing ini akan bekerja, dengan menawarkan produk investasi trading autopilot tersebut ke saudara dan orang-orang terdekatnya.

Perlunya Kewaspadaan

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, terutama investasi yang berkaitan dengan trading, apalagi trading autopilot. Sebaiknya anda berhati-hati, terutama jika perusahaan investasi tersebut menawarkan tingkat keuntungan yang sangat besar. Karena dalam trading ada istilah analisis secara fundamental dan analisis secara teknikal. Mungkin trading autopilot atau trading dengan menggunakan robot bisa saja cocok jika digunakan saat berita-berita fundamental tidak ada. Dan artinya trader hanya akan mengandalkan analisis teknikalnya.

Namun bagaimana jika berita fundamental muncul?, jawaban terburuknya adalah kerugian bisa saja terjadi, atau bahkan sampai margin call. Dan ada juga investor yang dibohongi, saat uang investasinya digunakan untuk trading, dan ternyata margin call. Maka mereka minta para investor untuk top up atau melakukan deposit lagi, dan bilang jika tidak di top up, maka uang bisa habis dan tidak bisa kembali lagi, namun jika di top up, maka keuntungan puluhan persen di depan mata. Jadi tetap bijak dalam berinvestasi dan jangan mudah tergiur keuntungan yang tidak masuk akal.

Juga baca

Apa itu kustodian kekayaan negara Pengertian dan Tugas

Trading Forex Tanpa Menggunakan Indikator 99.9 profit

Bagaimana Menghitung Average Down Saham

Waktu Yang Tepat Beli Reksadana Saham Sebagai Sumber Pendapatan Tetap

Menguak Cara Trading di MNC Sekuritas

Indikator Untuk Trading Emas Yang Akurat

Menguak Berapa Gaji Pialang Saham

Tips Untuk Mencari Nasabah Pialang Berjangka

Abdurrahman Wahid II

Abdurrahman sudah menggeluti dunia investasi dari tahun 2010 dan terus menggali pengetahuan di dunia investasi dan keuangan dari berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button