Strategi

Reksadana, Instrumen Investasi yang Milenial Wajib Coba

Majunya teknologi memberikan dampak yang positif terutama bagi investor untuk melakukan investasi, tidak seperti dulu, investasi saham dan obligasi hanya bisa dilakukan oleh beberapa orang saja karena dilakukan secara offline, bahkan hanya orang-orang yang tinggal di Ibukota saja yang familiar dengan investasi saham dan obligasi. Saat ini instrumen investasi berbasis teknologi memberikan kemudahan akses bagi semua orang, agar dapat dengan mudah melakukan transaksi seperti reksadana saham, pasar uang obligasi dan saham. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk investasi reksadana dan saham agar dapat dikelola dengan mudah dan memberikan informasi yang tepat adalah aplikasi bibit. Beli saham di bibit sangat praktis, bukan hanya saham, jenis investasi lain yang ditawarkan yaitu pasar uang dan juga obligasi. Dan anda juga bisa melihat besarnya deviden reksadana yang anda terima.

Mengenal Istilah Dalam Investasi Reksadana

Sebagai pemula, tentu banyak sekali istilah-istilah yang membingungkan. Hal yang paling utama yang perlu kita ketahui adalah bedanya reksadana dan saham. Reksadana adalah instrumen investasi bagi orang yang memiliki modal namun tidak memiliki waktu ataupun keahlian dalam mengelola investasi terutama tingkat resiko dari sebuah instrumen investasi seperti pasar uang, saham dan obligasi. Sedangkan saham adalah jenis surat berharga yang menjadi bukti kepemilikan sebuah perusahaan. Jadi sudah jelas bukan bedanya saham dan reksadana?.

Untuk mengenal istilah-istilah dalam lingkup investasi Reksadana ini. Berikut ini beberapa istilah yang sering kita jumpai dalam investasi reksadana, antara lain :

  • Bibit saham adalah aplikasi yang menawarkan perdagangan saham secara realtime dan dapat diakses dengan mudah dengan menggunakan smartphone anda. 
  • Obligasi bibit adalah transaksi obligasi yang ditawarkan oleh aplikasi bibit.
  • Reksadana saham adalah tawaran investasi saham melalui reksadana.
  • Reksadana ajaib adalah tawaran investasi reksadana dengan menggunakan aplikasi ajaib.
  • Reksadana campuran adalah kumpulan investasi mulai dari saham, pasar uang dan juga obligasi.
  • Reksadana indeks adalah reksadana yang menggunakan indeks sebagai parameter acuannya, sehingga pergerakannya akan menyerupai indeks saham acuannya tersebut.
  • Bareksa saham adalah sebuah platform investasi yang menawarkan transaksi saham.

Bedanya Pasar Uang, Obligasi dan Saham

Jika dilihat dari instrumen investasinya, sudah jelas bahwa antara pasar uang, obligasi dan saham sangat berbeda, jika pasar uang memperjual sekuritas keuangan dan anda bisa mendapatkan keuntungan dalam bentuk bunga. Sedangkan saham dan obligasi merupakan jenis surat berharga, perbedaan yang mendasar antara saham dan obligasi yaitu jika saham merupakan bukti kepemilikan suatu perusahaan atas penanaman modal yang kita lakukan dan memberikan return dalam bentuk dividen, sedangkan obligasi merupakan surat utang sebuah perusahaan, secara sederhana, jika kita membeli obligasi suatu perusahaan, artinya kita memiliki piutang terhadap perusahaan tersebut, perusahaan tersebut memberikan return berupa bunga.

Platform Investasi

Saat ini banyak sekali milenial yang mulai peduli dengan investasi. Mereka sudah memulai investasi sedini mungkin, ditambah lagi teknologi memberikan kemudahan akses seperti informasi dan juga investasi. Saat ini banyak sekali platform investasi yang menawarkan transaksi secara online. Seperti saham bibit dan reksa dana ajaib yang merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat dengan modal minim. Anda juga bisa melakukan investasi reksadana BNI Sekuritas, reksadana Mandiri Sekuritas, Manulife dana saham, saham sucorinvest equity fund atau BNP Paribas Pesona Syariah yang menawarkan reksadana atau saham secara syariah, dan juga produk Trim Syariah saham dari Trimegah Aset Management. Dan sucoinvest equity fund menjadi salah satu reksadana saham terbaik 5 tahun terakhir serta masuk ke dalam reksadana saham terbaik 2020.

Upgrade Pengetahuan

Meskipun investasi saham dan reksadana nampak sederhana, karena sudah ada manajer asset yang mengelola uang kita di reksadana, namun tidak ada salahnya jika kita memiliki pengetahuan tentang investasi. Semua instrumen investasi itu bisa dipelajari. Dan di zaman sekarang akses informasi sangat terbuka. Kalian bisa mencari info tentang saham dan reksadana di infovesta reksadana, semua data dan informasi disajikan secara lengkap, dan informasi yang diberikan oleh infovesta reksadana saham ini cukup membantu para investor pemula.

Dan meskipun reksadana adalah salah satu instrumen investasi yang cukup aman, karena Anda tidak perlu repot melakukan analisis  satu per satu perusahaan yang sahamnya akan Anda beli, tapi cukup mempercayakan dana yang Anda miliki dikelola oleh seorang manajer investasi. Namun tak ada salahnya jika Anda meningkatkan pengetahuan Anda di dunia investasi, dan mempelajari bagaimana cara memilih saham yang bagus untuk dibeli dan berinvestasi dalam jangka panjang.

Antara Reksadana Campuran dan Reksadana Indeks

Bibit merupakan salah satu aplikasi yang sering digunakan oleh masyarakat untuk membeli dan menjual saham mereka secara instant. Dan bibit adalah salah satu platform yang menawarkan jenis reksadana campuran dan juga reksadana indeks.  Bagi pemula anda tidak perlu bingung bagaimana cara main saham di Bibit, baik cara beli saham di bibit maupun cara jual saham di bibit sangatlah mudah.

Dan setiap investor pasti memiliki pilihan investasi yang dianggapnya paling tepat baik itu dalam bentuk saham, obligasi, reksadana campuran dan juga reksadana indeks. Pada reksadana campuran, saham-saham yang dibeli merupakan hasil analisa seorang manajer investasi, dan hasilnya bisa saja lebih baik atau lebih buruk, karena tidak ada orang yang mampu menganalisis pasar tepat 100%. Sedangkan reksadana indeks mengacu pada indeks saham. Dan Indeks saham merupakan kumpulan dari beberapa saham. Dan untuk melakukan investasi dalam satu platform seperti bibit atau ajaib itu sangat memungkinkan. Jadi anda bukan saja bisa beli saham di bibit namun juga bisa membeli obligasi dan juga pasar uang yang tersedia dalam platform tersebut.

Millennial Melek Investasi

Dengan kekuatan sosial media, saat ini banyak sekali anak muda yang aktif melakukan investasi, dan mereka tidak segan-segan menjadikan media sosial mereka sebagai media pembelajaran bagi anak-anak muda lainnya. Dan dengan konten-konten investasi yang mereka buat, membuat banyak sekali anak muda yang memulai investasi sedini mungkin. Mereka mencari informasi mengenai reksadana obligasi terbaik, reksadana saham terbaik atau reksadana indeks terbaik. Namun apakah benar ada suatu investasi baik saham atau obligasi yang terbaik? Jawabannya tentu tidak ada.

Karena pada dasarnya investasi akan naik dan turun, namun yang terpenting adalah kemampuan kita dalam menganalisis serta melakukan manajemen resiko dengan baik. Dan saat ini kita dapat membeli saham sebuah perusahaan dengan mudah, misalnya dengan cara beli saham bca di bibit atau menggunakan ajaib reksadana. Atau anda juga bisa ikut dalam membeli manulife dana saham kelas A. Dan ini merupakan jenis investasi jangka panjang, ada 5 portofolio saham perusahaan besar di dalamnya seperti Astra International Tbk, PT Bank Central Asia Tbk,  PT Bank Mandiri Persero Tbk,  PT Bank Rakyat Indonesia Persero, dan Telekomunikasi Indonesia Persero.

Kinerja Saham di Tengah Pandemi

Tahun 2020 dan tahun 2021 menjadi tahun-tahun yang berat, selain pandemi melanda, ekonomi di berbagai dunia juga merosot tajam. Namun seiring berjalannya waktu, ekonomi mulai bergerak meskipun lambat. Reksadana saham terbaik 2021 berdasarkan data dari Bareksa di pegang oleh Shinhan Equity Growth yang dalam 3 bulan memberikan imbalan sebesar 9,12%. Imbalan sebesar 9,12% dalam jangka waktu 3 bulan tergolong tinggi, jadi tidak ada salahnya jika Anda menyisihkan beberapa persen dari penghasilan Anda untuk investasi. Karena dengan investasi maka uang Anda yang akan bekerja untuk Anda.

Selain itu pandemi yang semula meluluh lantakkan harga saham, kini mulai membaik. Bayangkan jika Anda memulai investasi disaat pandemi dimulai, dimana harga saham sedang anjlok, dan saat ini harga saham sudah beranjak naik. Artinya meskipun pandemi, Anda tetap bisa menghasilkan uang dari investasi. Namun tetaplah bijak dalam berinvestasi, karena tidak semua jenis investasi dapat memberikan imbalan yang baik, tak jarang banyak juga orang yang gagal dan mengalami kerugian karena investasi tersebut.

Abdurrahman Wahid II

Abdurrahman sudah menggeluti dunia investasi dari tahun 2010 dan terus menggali pengetahuan di dunia investasi dan keuangan dari berbagai sumber.

One Comment

  1. Thanks for finally talking about > Reksadana, Instrumen Investasi yang Milenial Wajib Coba • investbound.com < Loved it!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button