Mata uang kripto

Apa Itu Dash Coin dan Bagaimana Cara Kerjanya

Mengenal mata uang kripto Dash dan mencari tahu cara kerja dash coin serta tingkat keamanan koin ini. Cara memperoleh dash coin serta legalitas mata uang kripto lainnya di Indonesia.

Apa itu dash coin?

Simak Penjelasan Lengkap Mengenai dash coin!

Dash adalah mata uang digital yang menawarkan pembayaran cepat dan murah ke seluruh dunia bertujuan untuk memberikan pengalaman yang ramah pengguna dan privasi yang setara dengan uang tunai. Kepopuleran mata uang kripto saat ini sangat meningkat, ada banyak sekali cryptocurrency yang beredar di masyarakat. Tapi perlu waspada karena ada juga yang memanfaatkan cryptocurrency untuk melakukan penipuan. Jadi sebagai investor sebaiknya anda perlu berhati-hati dalam mengalokasikan dana investasi anda ke coin-coin yang benar-benar memiliki masa depan cerah, bukan hanya sekedar ikut-ikutan dalam tren investasi saja.

Dash sebagai mata uang digital yang memberikan berbagai macam layanan seperti pembayaran, belanja atau membayar tagihan bisa dilakukan dengan menggunakan dash coin ini dengan cepat dan instant. Mari kita bahas lebih dalam tentang Dash Coin ini.

1. Definisi dan Cara Kerja dash coin

Dash adalah perpaduan antara “Digital” dan “Cash” diluncurkan pada tahun 2014, nilai Dash Coin ini masih di bawah 10$. Namun seiring berjalannya waktu, harga Dash Coin saat artikel ini ditulis sudah mencapai 160$ bahkan berada di urutan 62 berdasarkan coinmarketcap. Hal ini membuktikan bahwa keberadaan Dash Coin memang cukup digemari oleh banyak pecinta crypto di seluruh dunia. Dash Coin memiliki kapitalisasi pasar sebesar ​​$1.663.764.095 dengan besarnya jumlah pasokan yang beredar sebanyak 10.345.117 DASH. 

Dash berfungsi sebagai perangkat lunak dengan sistem transaksi peer to peer yang sangat ramah pengguna. Dengan fitur transaksi instant yang dimilikinya, akan membuat setiap orang yang menggunakan jaringan Dash akan mendapatkan reward, sehingga nilai jaringan Dash akan semakin bertambah.

Dengan fitur instant payment yang dimilikinya, dash bisa digunakan dimana saja karena dash memiliki jaringan open source yang terdesentralisasi serta keamanan dalam bertransaksi. Memiliki 2 tingkat jenis validasi jaringan peer to peer yang unik yaitu masternodes dan blockchain membuat dash lebih rumit untuk dipahami jika dibandingkan dengan mata uang kripto lainnya. Para penambang  yang berhasil mengamankan blockchain akan mendapatkan reward, sedangkan masternodes akan melakukan validasi dalam setiap transaksi yang terjadi.

Dash didasarkan pada Bitcoin, tetapi menggunakan struktur jaringan dua tingkat untuk meningkatkan efisiensi. Tingkat pertama adalah sistem bukti kerja di mana perangkat penambangan memecahkan masalah matematika yang kompleks. Ketika seorang penambang menemukan solusi yang tepat, mereka dapat menambahkan blok transaksi baru ke blockchain Dash. Tingkat kedua adalah masternode Dash. Siapa pun yang  bisa membuktikan kepemilikan 1.000 Dash, maka dapat menjalankan masternode. Masternode ini bertanggung jawab atas fitur InstantSend dan CoinJoin Dash, dan mereka juga diizinkan untuk memberikan suara pada proposal tata kelola dan pendanaan.

2. Dilema Keamanan dash coin dan Anonimitas Penggunanya

Keamanan yang dijanjikan oleh Dash membuat transaksi yang terjadi tidak dapat dilacak oleh pihak ketiga. Namun dengan tingkat keamanan yang tinggi ini memang menuai pro dan kontra, banyak pengguna yang merasa sangat terlindungi jika melakukan transaksi menggunakan dash, namun disisi lain terutama pemerintah yang selalu mengkhawatirkan tingkat kejahatan dan pencucian uang sangat mungkin terjadi menggunakan jaringan kripto. Oleh sebab itu, semakin tinggi tingkat keamanan yang dimiliki sebuah cryptocurrency, maka semakin gencar pemerintah dari berbagai negara melarang beredarnya mata uang kripto tersebut.

Dengan adanya pro kontra tersebut, tak jarang akan sangat mempengaruhi nilai mata uang kripto dash tersebut. Apalagi sentimen negatif yang diberikan regulator terhadap mata uang kripto itu akan sangat mempengaruhi nilainya. Padahal banyak sekali pengguna yang mendukung anonimitas ini, sehingga data mereka benar-benar terlindungi.

3. Bagaimana Cara Mendapatkan Dash Coin?

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan Dash coin, sama seperti mata uang kripto lainnya, Dash coin bisa didapatkan melalui :

  • Penambangan, untuk melakukan penambangan dash coin, tentu anda harus memiliki seperangkat alat untuk menambang seperti GPU atau ASIC. namun perlu diperhatikan, kegiatan menambang membutuhkan energi yang tidak sedikit, sehingga harus diperhitungkan antara beban listrik yang mungkin saja tidak sebanding dengan hasil yang didapatkan dari kegiatan penambangan tersebut, ditambah lagi jika harga mata uang crypto sedang merosot. 
  • Pembelian, sama seperti membeli mata uang kripto lainnya, untuk membeli dash coin anda bisa membelinya di exchanger cryptocurrency seperti Binance, Tokocrypto maupun Indodax. Saat ini dash coin harganya $160 atau sekitar Rp.2.278.000
  • Fauchet, adalah salah satu cara mendapatkan mata uang kripto melalui website-website yang menyediakan layanan faucet. Hal ini tidak dianjurkan karena nilai yang diberikan sangat kecil sehingga terkesan membuang-buang waktu saja.

4. Legalitas Penggunaan dash coin dan Cryptocurrency Lain di Indonesia

Sama seperti mata uang kripto lainnya, pemerintah mengizinkan dash coin sebagai aset digital. Namun tidak mengizinkan mata uang kripto sebagai alat pembayaran. Selama anda menggunakan dash koin hanya untuk trading yang tujuannya adalah meningkatkan aset digital, hal ini bisa dilakukan, karena Indonesia juga memiliki beberapa exchanger mata uang kripto yang memberikan layanan trading cryptocurrency.

Namun jika anda menggunakan mata uang kripto seperti dash sebagai alat pembayaran, seperti pembayaran gaji karyawan, pembayaran belanja makanan, dan lain sebagainya maka hal ini sangat dilarang. Rupiah tetap menjadi mata uang yang sah baik untuk pembayaran maupun nilai tukar. Jadi meskipun diizinkan peredarannya, cryptocurrency tidak boleh lebih dari sekedar aset digital, meskipun El Salvador sudah menjadikan cryptocurrency sebagai alat pembayaran, masih banyak negara-negara di dunia yang belum mengizinkan cryptocurrency untuk alat pembayaran dan Indonesia salah satunya.

Juga baca

Apa itu blockchain? Simak Penjelasan Lengkap Mengenai blockchain!

Apa Itu Bitcoin dan Bagaimana Cara Kerjanya

Apa Itu Amp coin dan Bagaimana Cara Kerjanya

Apa Itu NEO coin dan Bagaimana Cara Kerjanya

Sulastri

Saya lahir di sebuah kota kecil di Sumatera Selatan. Saya sangat suka belajar & membaca buku. di tahun 2009 saya lulus dari sebuah Universitas swasta di Jakarta dan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi. Setelah lulus saya berkarir di sebuah broker forex lokal selama beberapa bulan kemudian beralih ke sebuah perusahaan manajemen aset di Jakarta. Berkarir di bidang keuangan khususnya forex selama lebih dari 7 tahun dan cryptocurrency lebih dari 4 tahun. Saya sangat tertarik dengan dunia keuangan & investasi dan hal itu membuat saya ingin berbagi informasi yang berkaitan dengan bisnis, keuangan dan juga investasi melalui sebuah tulisan

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button