InvestasiTak Berkategori

Mengulik Lebih Dalam, Dapat Cuan Dari Beli Saham

Memberikan informasi mengenai instrumen pasar modal, cara berinvestasi dengan tenggat waktu panjang dan pendek, mengenai efek, obligasi, saham serta produk-produk derivatif lainnya yang bisa dijadikan peluang investasi.

Pasar Modal dan Produk Investasi 

Seperti hampir semua orang sudah pernah mendengar, bahwa ada instrumen investasi ada banyak sekali diantaranya ada pasar uang dan ada juga pasar modal. Bagi orang awam tentu sulit untuk mengetahui yang mana pasar uang dan yang mana pasar modal, namun bagi mereka yang sudah terbiasa dengan bisnis dan instrumen investasi lainnya tentu paham betul apa itu pasar modal dan apa saja yang ada didalamnya

Instrumen pasar modal menjadi pilihan untuk digunakan sebagai media investasi di Indonesia dan sangat diminati oleh banyak sekali investor. Pasar modal menyediakan sarana investasi yang bisa anda beli di bursa. Saham dan juga obligasi termasuk ke dalam instrumen pasar modal. Instrumen pasar modal ini termasuk dalam jenis investasi yang berjangka panjang. Surat berharga itu dijual melalui perusahaan efek atau yang lebih mudah diingat oleh kita adalah pialang saham, jadi setiap transaksi kita harus melalui pialang saham tersebut. Kita tidak bisa beli langsung di bursa tanpa melalui perusahaan sekuritas..

Pihak yang melakukan penawaran efek surat berharga untuk diperjualbelikan disebut Emiten. instrumen yang tidak dapat dipakai untuk transaksi pasar modal adalah cek, karena cek bukan termasuk ke dalam instrumen pasar modal. Warrant, ops dani right menjadi instrumen derivatif pasar modal yang bisa anda beli. Dengan banyaknya jenis produk pasar modal, maka anda memiliki banyak pilihan dalam berinvestasi. Dan bagi anda yang muslim dan tertarik dengan produk-produk syariah. Instrumen pasar modal syariah tersedia di bursa, seperti instrumen saham syariah dan pasar modal islam sukuk. Jika anda berminat mempelajari tentang investasi syariah ini anda dapat mencari ebook instrumen pasar modal syariah pdf di internet.

Namun tahukah anda, jika anda ingin membeli saham suatu perusahaan, anda tidak bisa langsung membelinya ke bursa, ada yang namanya perusahaan efek yang bisa menjadi jembatan bagi anda untuk membeli dan juga menjual saham yang anda inginkan di pasar modal tersebut. Jadi bukan berarti anda memiliki modal lalu anda bisa membeli saham langsung ke bursa ya, anda harus melakukan registrasi dan mendapatkan akun dari perusahaan sekuritas, barulah anda bisa membeli saham melalui perusahaan tersebut, misalnya menggunakan aplikasi ajaib, dimana ajaib ini adalah salah satu perusahaan sekuritas yang terdaftar di OJK, dan tentunya masih banyak lagi perusahaan serupa yang bisa menjadi partner anda untuk berinvestasi di bursa.

Kita Kenali Lebih Jauh

Pasar modal mempunyai produk yang bisa diperjualbelikan salah satu produk tersebut adalah Saham. Lalu Instrumen apa saja yang bisa anda beli di bursa saham? Jawabannya sudah jelas, saham-saham dari perusahaan terbuka, perusahaan ini bisa saja berasal dari perusahaan milik swasta maupun perusahaan milik pemerintah. Perbedaan pasar uang dan saham sangat jelas, jika saham adalah surat berharga dari suatu perusahaan sedangkan pasar uang itu tempat para pemilik modal dan peminjam bertemu. Namun pertemuannya itu biasanya lewat perantara, salah contohnya adalah deposito bank. Perbedaan kedua pasar ini sudah jelas, dan persamaannya adalah sama-sama menjadi tempat untuk mendapatkan dana yang akan digunakan untuk memperluas bisnis.

Saham dan juga obligasi menjadi alat bagi perusahaan untuk mengumpulkan dana dan modal. Sedangkan perusahaan yang tidak memiliki saham dan obligasi dimana lini bisnis yang dijalankan juga masih kecil bisa menggunakan pasar uang yang disediakan oleh bank untuk mendapatkan dana. Definisi pasar uang yaitu Pasar uang wadah bagi pemilik modal dan peminjam untuk bertemu. Hal ini menjadi perbedaan mendasar di kedua pasar tersebut adalah jangka waktunya. Pasar modal memiliki tenggang waktu lebih panjang, jadi jika anda ingin berinvestasi dalam waktu yang lama, anda bisa memilih instrumen atau produk pasar modal.

Pengetahuan anda tentang pasar uang juga perlu dipertimbangkan jika ingin berinvestasi di instrumen ini. Karena tanpa memiliki pengetahuan, maka anda akan mengalami kesulitan, bukan hanya istilah-istilah asing saja yang akan selalu membayangi anda, namun prosedur saat ingin melakukan investasi juga perlu anda pelajari. Bukan hanya modal uang saja namun pengetahuan juga bisa menjadi modal tambahan untuk anda, sebagai dasar pengetahuan anda untuk berinvestasi dan juga bisa menghasilkan keuntungan.

Pasar uang dan juga pasar modal adalah oase atau sumber modal bagi perusahaan-perusahaan yang ingin mengembangkan usahanya. Bahkan pasar uang bisa menjadi alat pengendalian peredaran uang di masyarakat oleh pemerintah, sehingga pemerintah bisa mengendalikan tingkat inflasi yang bisa memberikan dampak buruk bagi perekonomian masyarakat jika terlalu tinggi. Baik bagi investor sebagai pemilik modal, maupun bagi perusahaan untuk mengembangkan usahanya. Peranan pasar uang sangat penting bagi UMKM dan masyarakat menengah kebawah.

Pasar modal dan juga pasar uang termasuk dalam golongan pasar keuangan atau financial market. Jangka waktu yang menjadi pembeda antara kedua pasar tersebut. Perkembangan pasar uang juga memberikan sinyal perekonomian suatu negara. Karena pasar uang termasuk investasi jangka pendek, jika  disebutkan instrumen pasar uang itu meliputi :

  1. Commercial Paper
  2. Sertifikat Bank Indonesia
  3. Deposito
  4. Call Money
  5. Promissory note
  6. Banker’s acceptance
  7. SBPU 
  8. Treasury Bill

Investasi dimanapun sebenarnya sama saja, namun kembali lagi ke selera masing-masing dari investor dan biasanya mereka juga mempertimbangkan tenggang waktu dalam berinvestasi, selain itu resiko juga menjadi pertimbangan yang utama, tapi kita juga sudah mengetahui, bahwa semua investasi itu beresiko. Jadi tingkatan resiko memang menjadi pertimbangan, namun lebih baik mengambil resiko daripada tidak memulai investasi sama sekali. Karena investasi bisa membawa kita menuju kebebasan finansial. Apapun investasinya pertimbangkan juga resikonya ya.

Pasar Modal dan Kegiatannya

Hampir semua instrumen investasi yang ada di bursa diminati oleh investor. Artikel diatas juga sudah menjelaskan pasar modal dan juga pasar uang sangat berbeda,  sehingga anda juga pasti sudah memahami pengertian pasar uang dan pasar modal tersebut contoh dari pasar uang misalnya deposito dan contoh untuk pasar modal misalnya saham. Namun ada juga yang bukan merupakan produk bursa efek namun cukup diminati oleh para investor. Jika berdasarkan jangka waktunya, pasar uang dan pasar valuta asing termasuk dalam investasi dengan tenggang waktu yang cukup pendek. Dan jika anda ingin mempelajari pengertian pasar uang dan pasar modal menurut para ahli dan instrumen pasar modal menurut para ahli anda bisa mencari ebooknya di internet.

Pasar modal dan instrumennya menjadi produk-produk adalah Bursa Efek Indonesia. Pasar modal memiliki produk yang diperjualbelikan salah satu produk tersebut adalah obligasi.  SUN juga diperjualbelikan di Bursa efek. Dan biasanya banyak sekali investor yang tertarik untuk membeli SUN tersebut, karena SUN adalah obligasi milik pemerintah. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, bahwa pemerintah memiliki kendali atas perekonomian di negeri ini. SUN dilempar ke masyarakat bukan berarti karena pemerintah tidak memiliki uang saja, namun bisa jadi hal ini dilakukan untuk pengendalian fiskal, sehingga jumlah uang yang beredar bisa dikendalikan oleh pemerintah, jadi tingkat inflasi tetap stabil.

Efek yang dijual dan dibeli di pasar modal merupakan efek dari perusahaan terbuka sehingga daftar sahamnya sudah masuk ke dalam list bursa. Perbedaan bursa efek dan pasar modal tidak ada, sama-sama menjadi wadah bagi pemodal dan perusahaan yang membutuhkan modal. Jenis produk pasar modal sangat mudah dijangkau oleh masyarakat luas, oleh sebab itu, perusahaan yang sudah stabil biasanya mengandalkan pasar modal untuk meningkatkan modal dan juga memperluas bisnis mereka. Karena itulah fungsi pasar uang dan pasar modal bagi perusahaan.

Instrumen surat berharga menjadi produk investasi yang banyak ditawarkan oleh perusahaan kepada investor. Karena surat berharga kita bisa mengidentifikasi keuntungan atau kerugian instrumen pasar modal. Namun sebagai investor anda pasti akan memilih instrumen investasi yang dianggap bisa memberikan keuntungan besar. Jika ada pertanyaan pasar uang dan pasar modal? maka investasi jenis apa yang resikonya lebih rendah dan mana yang memiliki resiko lebih tinggi? Jawabannya baik pasar uang maupun pasar modal memiliki resiko yang sama saja. contoh instrumen pasar modal yang juga diminati saat ini adalah obligasi, namun ada juga orang yang tertarik dengan deposito. Baik obligasi dan deposito memberikan keuntungan pasti dengan tingkat bunga yang sudah ditentukan pula.

Pilihan Investasi

Berinvestasi di pasar modal bagi mereka yang awam tentu berisiko, tapi meskipun begitu anda tetap bisa ikut berinvestasi, terutama bagi anda yang memiliki cukup modal, namun tidak memiliki waktu luang yang bisa digunakan untuk belajar tentang pasar modal, tidak paham dengan instrumen pasar modal, jenis instrumen pasar modal, yang termasuk instrumen pasar modal dan lainnya. Karena mempelajari itu semua membutuhkan banyak waktu dan juga konsentrasi. Pilihan instrumen pasar modal bagi anda yang tertarik namun tidak memiliki pengetahuan, maka anda bisa memilih instrumen reksadana.

Manajer investasi akan memilihkan saham-saham yang mempunyai masa depan cerah dimana anda bisa berinvestasi disana. Dengan demikian anda tidak perlu repot memilih instrumen apa yang tepat untuk investasi jangka panjang, saham apa yang harus dibeli, dan bagaimana cara membaca laporan keuangan sebuah perusahaan agar bisa mengambil keputusan investasi atas perusahaan tersebut dan lain sebagainya. Investasi memang rumit jika anda tidak mempelajarinya, namun jika anda mempelajarinya maka itu menjadi sebuah keuntungan bagi anda, dimana uang yang bekerja untuk anda, bukan anda yang bekerja untuk uang.

Namun perlu diperhatikan, saham-saham perusahaan yang berhasil masuk ke pasar modal dan bursa bukan berarti mereka semua memiliki prospek yang cerah di masa depan, banyak juga saham-saham perusahaan yang berakhir di suspend atau bahkan yang terburuk di delisting dari bursa karena beberapa faktor, seperti pergerakan yang diluar batas, bisa karena adanya kecurangan, baik penjualan dan pembelian yang berlebihan sehingga menyebabkan hanya saham tersebut naik dan turun secara drastis.

Oleh sebab itu instrumen-instrumen di pasar modal ini memberikan peluang keuntungan yang cukup besar, namun juga memiliki resiko yang sebanding, bayangkan jika anda berinvestasi dengan nilai yang lumayan di pasar modal, sementara anda tidak memiliki pengetahuan akan pasar modal, yang anda lakukan hanya membeli saham apa saja yang menurut anda menarik atau berdasarkan kapitalisasi pasar terbesar saja, dan dikemudian hari ternyata saham-saham yang anda beli tersebut anjlok dan pada akhirnya anda menderita kerugian yang cukup banyak. Lantas apa yang akan anda lakukan terhadap investasi anda di pasar modal tersebut?

Biasanya mereka yang awam akan melakukan panic selling, atau menjual karena panik, harga saham yang anda beli terjun bebas. Tapi bagi mereka yang berpengalaman, tidak akan meletakkan semua uang yang dimiliki dalam satu jenis investasi saja, jadi jika terjadi kerugian maka, tidak berdampak parah, karena uang investasi tersebut sudah dibagi-bagi ke instrumen investasi lainnya. Dengan demikian maka tingkat kerugian investasi tersebut bisa diminimalisir.

Sebagian investasi di salah satu instrumen investasi mungkin mengalami kerugian, namun karena anda juga memiliki investasi di instrumen pasar uang yang malah menghasilkan keuntungan lebih banyak, maka bisa dibilang investasi anda menguntungkan, karena total keuntungan lebih besar jika dibandingkan dengan total kerugian yang anda derita. Jadi dengan mengenal konsep membagi uang dalam beberapa jenis instrumen investasi, maka hal ini bisa mengurangi jumlah kerugian anda atas investasi yang mungkin bisa anda derita.

Tentukan Yang Paling baik

Resiko dari investasi di pasar modal seperti investasi di bidang saham, produk derivatif, reksadana dan juga obligasi memiliki resiko, namun resikonya tentu tidak setinggi pasar valuta asing seperti forex. instrumen yang bisa anda jual dan juga bisa anda beli di pasar modal adalah produk-produk investasi berjangka waktu panjang, seperti saham dimana jika nilainya turun dalam waktu tertentu, anda bisa tetap menahannya dan menunggunya kembali sampai harganya naik kembali. Jika jelaskan perbedaan antara pasar uang dengan pasar modal adalah masalah jatuh temponya. Pasar uang memiliki batas waktu, sedangkan pasar modal tidak memiliki batas waktu. Jadi jika anda memiliki investasi di pasar uang misalnya deposito dalam kurun waktu 10 tahun, deposito tersebut akan berakhir, tapi jika anda membeli saham, anda bisa memegang sampai kapanpun anda mau tanpa ada batasan waktu.

Pilihan investasi saat ini sangat banyak, tapi anda harus bijak dalam memilih, pilihlah jenis investasi yang sesuai bagi anda, baik dari segi modal, resiko dan juga pengetahuan anda tentang investasi tersebut. Jika anda merasa belum cukup memiliki kemampuan dan juga pengetahuan dalam berinvestasi, maka lebih baik anda pelajari terlebih dahulu, satu per satu dari jenis investasi tersebut, karena pengetahuan juga bagian dari investasi.

Perbedaan pasar uang dan pasar valas yaitu pada produk yang ditawarkan. Valas menawarkan pertukaran mata uang asing bisa melalui broker, sedangkan pasar uang produknya ditawarkan oleh bank. Sedangkan instrumen investasi pasar modal ditawarkan hanya di bursa. instrumen yang diperjualbelikan di pasar modal seperti produk derivatif seperti waran dan opsi juga bisa anda beli di bursa. Perbedaan waran dan right yaitu jika waran adalah hak yang diberikan oleh perusahaan kepada seseorang untuk memiliki atau membeli saham perusahaan tersebut sedangkan right adalah hak untuk mendapatkan saham tambahan.

Jika anda memiliki banyak waktu, maka pelajari jenis investasi apapun yang anda sukai dan bisa memberikan keuntungan anda dimasa depan. Dan bagi anda yang hanya memiliki modal tapi tak punya waktu untuk belajar tapi masih ingin berinvestasi di pasar modal, anda bisa menginvestasikan uang anda di reksadana. Di reksadana seorang manajer keuangan akan mengalokasikan dana yang anda miliki untuk membeli berbagai instrumen investasi yang dianggapnya bisa memberikan keuntungan bagi anda. Tidak perlu khawatir, manajer investasi sudah memiliki izin dan pastinya memiliki kemampuan dalam memilih jenis investasi yang dianggapnya bisa menguntungkan bagi anda.

Masa pandemi memang merubah banyak hal, terutama di dunia investasi. Pada saat awal pandemi banyak sekali orang yang merugi karena hampir semua instrumen dalam pasar modal nilainya menurun, bahkan sampai puluhan persen. Salah satu produk pasar modal adalah saham yang paling banyak menderita kerugian, namun seiring berjalannya waktu, perekonomian mulai pulih meskipun masih terseok-seok karena pandemi ini belum juga berakhir. Bahkan instrumen yang tidak dapat digunakan dalam transaksi pasar modal juga ikut terpengaruh seperti pasar uang dan pasar valuta asing.

Karena masing-masing instrumen investasi memiliki kelebihan dan kekurangan, maka jika anda seorang investor, instrumen investasi apa yang akan anda pilih di masa pandemi seperti ini? Apakah anda masih memiliki pertanyaan tentang pasar modal dan juga pasar uang yang membuat anda ragu untuk berinvestasi di keduanya?. Untuk lebih memahami definisi pasar uang dan pasar modal, anda bisa mencari tahu lebih dalam dari para ahli investasi. Mereka bisa menjelaskan instrumen atau produk pasar modal. Di internet juga banyak para ahli investasi yang bisa sebutkan dan jelaskan instrumen pasar modal.

Pelajari dan Coba Jawab

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan tentang pasar modal dan juga pasar uang yang sering muncul, baik ditanyakan oleh orang yang baru ingin mempelajari investasi maupun bagi siswa yang sedang mempelajari materi investasi, dan anda bisa mendapatkan jawabannya setelah selesai membaca artikel tentang pasar uang dan pasar modal ini. Berikut beberapa pertanyaan tentang instrumen pasar modal yang bisa anda coba jawab sendiri, antara lain :

  1. Instrumen yang mana dari pasar modal yang paling menguntungkan menurut anda?
  2. Sebelum memutuskan go public mengapa sebuah perusahaan harus menggunakan jasa pemeringkat efek?
  3. Apakah transaksi di bursa diawasi pemerintah?
  4. Bisakah kita menjual saham tanpa melalui broker saham?
  5. Apa fungsi waran ?
  6. Mengapa semua Broker saham memiliki kode di bursa?

Jika anda bisa menjawab semua pertanyaan diatas dengan benar, maka secara umum dapat dipastikan bahwa anda sudah memahami pengertian pasar uang dan pasar modal. Namun untuk memutuskan berinvestasi di pasar uang atau pasar modal, sebaiknya anda mempelajarinya lebih lanjut, karena jika anda terjun ke pasar modal, maka masih banyak sekali istilah-istilah yang asing akan anda dengar.

Mempelajari cara untuk berinvestasi di pasar modal akan bermanfaat bagi anda, jika anda tidak memiliki cukup uang untuk berinvestasi di pasar modal, maka jangan khawatir, masih banyak saham-saham yang masih murah yang bisa anda beli untuk investasi jangka panjang. Atau anda juga bisa membeli obligasi pemerintah ataupun berinvestasi di pasar uang, dan membantu pemerintah dalam mengendalikan jumlah uang yang saat ini beredar, karena jumlah uang tersebut bisa sangat mempengaruhi perekonomian suatu negara dan juga berdampak pada angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi secara umum.

Abdurrahman Wahid II

Abdurrahman sudah menggeluti dunia investasi dari tahun 2010 dan terus menggali pengetahuan di dunia investasi dan keuangan dari berbagai sumber.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button